[UPDATE] Pengobatan Angin Duduk atau Angina

Pada tahap pengobatan Angin Duduk atau angina ini bertujuan agar dapat mengurangi tingkat keparahan dari gejala-gejala dan menurunkan resiko pasien untuk terkena serangan jantung atau kematian.

Pengobatan Angin Duduk atau Angina

Sakit Angin duduk dengan gejala-gejala yang masih ringan atau menengah sebenarnya masih dapat diobati tanpa menggunakan obat-obatan, yakni dengan cara menjalani pola hidup yang sehat dan meninggalkan rutinitas yang buruk yang bisa memicu akan datangnya angin duduk. Beberapa hal ini diantaranya adalah :

  1. Mengkonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang dan yang banyak mengandung serat, contohnya buah-buahan, biji-bijian dan sayur mayor.
  2. Membatasi menyantap makanan yang mengandung lemak jenuh.
  3. Jangan memakan melebihi porsi normal atau kalori yang diperlukan tubuh.
  4. Menyeimbangkan antara rutinitas olahraga yang dilakukan dengan istirahat. Hal ini sangat berguna bagi tubuh. Dan ada baiknya apabila penderita meminta berkonsultasi dan minta nasehat kepada dokter terlebih dahulu tentang tata cara berolahraga yang baik bagi kondisi tubuh penderita.
  5. Menghindari stres dan menangani hal tersebut dengan benar.
  6. Lakukanlah pola hidup sehat dan penurunan berat badan apabila penderita mengalami obesitas.
  7. Mengindari merokok dan asap rokok di sekitar penderita.
  8. Membatasi minumam keras dan lebih baik jangan mengkonsumsinya.
  9. Selalu memperhatikan kadar gula darah apabila penderita memiliki diabetes.

Dan apabila sakit angin duduk tak bisa diatasi dengan berupaya menerapkan gaya hidup yang sehat maka dokter akan memberikan resep beberapa obat seperti yang dijelaskan di bawah ini agar dapat mengatasi sekaligus mencegah terjadinya angin duduk di waktu yang akan datang. Berikut ulasannya:

Artikel terkait:

  1. Obat-obatan nitrat

    Pada obat nitrat ini selain efektif untuk mengatasi gejala angin dudu, obat nitrat juga bisa dipakai untuk metode pencegahan jangka panjang atau dipakai sebelum pasien melakukan olahraga atau aktivitas yang berpotensi untuk memicu angin duduk (olahraga yang ngoyo). Obat nitrat ini berfungsuk untuk melemaskan pembuluh darah yang kaku, ini supaya darah di dalam tubuh bisa mengalir dengan lancar menuju jantung atau ke seluruh tubuh. Salah satu obat nitrat yang banyak dipakai adalah obat glyceryl trinitrate. Obat ini dapat meredakan gejala angin duduk dengan cepat. Hindari untuk mengkonsumsi minuman keras atau lebih baik meninggalkannya selama menjalani pengobatan dengan glyceryl trinitrate karena bisa memperparah efek samping yang akan muncul.

  2. Obat-obatan untuk mencegah pembekuan darah

    Obat ini bertujuan untuk memisahkan kepingan darah dan mencegah terjadinya penggumpalan darah. Beberapa contoh obat ini adalah clopidogrel dan ticagrelor.

  3. Obat untuk menghambat saluran kalsium

    Obat ini bisa membantu untuk memperlancar aliran darah di dalam jantung serta meredakan dan mencegah gejala-gejala angin duduk. Obat ini juga bisa sebagai antagonis kalsium dapat melemaskan sel-sel otot yang ada di dalam dinding pembuluh darah.

  4. Nicorandil

    Obat Nicorandil ini adalah jenis aktivator pada saluran kalium, dan pada umumnya dipakai oleh orang yang tak bisa mengkonsumsi obat penghambat saluran kalsim. Obat Nicorandil ini berfungsi untuk memperlancar aliran darah di jantung dengan cara memperlebar arteri koroner.

  5. Obat untuk penghambat beta

    Untuk bisa meredakan dan mencegah gejala angin duduk, obat ini bisa bekerja dengan cara menangkal efek hormone adrenalin sehingga tekanan darah bisa berkurang dan ritme jantung dapat menurun. Dengan ini maka beban jantung dapat berkurang.

  6. Ivabradine

    Ivabradine adalah obat generasi baru yang cara kerjanya sama dengan obat penghambat beta. Obat Ivabradine bisa dijadikan alternative apabila pasien angin duduk tidak dapat mengkonsumsi obat penghambat beta lantaran kondisi medis tertentu seperti pada infeksi pada paru-paru.

  7. Ranolazine

    Obat Ranolazine ini bisa membantu untuk mencegah angin duduk dengan cara mempelancar aliran darah serta melemaskan otot-otot jantung. Obat Ranolazine aman dipakai oleh penderita yang mempunyai ritme jantung tak teratur dan mempunyai riwayat serang jantung karena obat ini bisa mempengaruhi kecepatan detak jantung.

Selain pada obat di atas yang bisa mengatasi dan mencegah serangan sakit angin duduk, dokter juga mungkin akan memberikan resep beberapa obat untuk mencegah terjadinya serangan stroke dan jantung juga, seperti resep obat di bawah ini:

  1. Statin

    Obat Statin ini adalah obat untuk bisa menurunkan kadar kolesterol sehingga kerusakan pada pembuluh darah bisa dicegah. Obat statin juga bisa menurunkan resiko terkena serangan jantung dan stroke. Obat statin juga bekerja dengan memblokir suatu enzim penghasil kolesterol yang ada di dalam organ hati. Dan dari segi efek samping, statin adalah obat nyeri perut, diare dan konstipasi.

  2. Aspirin

    Obat aspirin berfungsi untuk mengurangi tingkat penggumpalan darah sehingga darah akan bisa dengan mudah mengalir melalui pembuluh yang sempit sekalipun. Obat Aspirin juga bisa menurunkan resiko serangan jantung. Beberapa efek samping ketika seseorang mengkonsumsi aspirin diantaranya adalah iritasi lambung, mual dan gangguan pencernaan.

  3. Obat penghambat enzim pengubah angiotensin atau ACE inhibitor

    Obat ACE inhibitor ini adalah obat yang berfungsi untuk menghambat suatu hormon yang bisa mempersempit pembuluh darah. Hormone ini disebut dengan angiotensin. Obat ACE inhibitor juga bisa menurunkan tekanan darah di dalam tubuh. Obat penghambat enzim pengubah angiotensin ini tak boleh dipakai kepada seseorang yang menderita angin duduk yang mempunyai gangguan ginjal karena bisa menurunkan pasokan darah ke organ tersebut.

Apabila semua gejala angin duduk sudah mulai parah dan tak dapat lagi diobati dengan menggunakan obat-obatan, maka tindakan operasi dapat dipertimbangkan oleh dokter supaya dapat mencegah terjadinya serangan jantung. Terdapat beberapa jenis operasi yang bisa dilakukan, diantaranya adalah:

  1. Operasi bypass

    Dengan langkah operasi bypass ini dilakukan dengan tujuan bisa mengalihkan ruti alirah darah di tubuh supaya tidak melalui pembuluh darah yang terhalang dan sudah rusak dengan bantuan pembuluh darah di bagian tubuh lainnya.

  2. Operasi angioplasty

    Pada operasi angioplasty bertujuan untuk memperlancar alirah darah dengan metode memasukkan balon kecil ke dalam pembuluh darah yang menyempit yang sehingganya pada saat balon ini ditiup maka pembuuh darah akan melebar. Setelah itu maka kawat khusus akan dipakai. Fungsi dari kawat ini adalah untuk mengganjal pembuluh darah supaya tetap terbuka.

[UPDATE] Pengobatan Angin Duduk atau Angina | ahmad handi | 4.5